Breaking News
recent

6 Hal Yang Tidak Dapat Di Toleransi Saat Tes Kesehatan dan Kebugaran di PKN STAN


Pada tahun 2017 dan sebelumnya dilakukan tes kesehatan dan kebugaran untuk seluruh peserta USM dari semua jurusan. Namun pada SPMB 2018 kemarin, tes kesehatan dan kebugaran hanya dilakukan pada peserta yang memilih jurusan kepabeanan dan cukai saja. Tidak menutup kemungkinan jika di tahun ini akan diberlakukan kembali untuk seluruh peserta seperti pada tahun 2017.

Tes kesehatan dan kebugaran mencakup tinggi badan, berat badan, buta warna, tekanan darah, nadi, varises, kulit, mata, gigi dan mulut, THT, jantung, paru-paru, perut, hati dan limpa, kelenjar getah bening, anggota gerak, haemorhoid, serta sikap dan kelakuan selama pemeriksaan.⠀

Dari segala tes yang dilakukan diatas, ada beberapa hal nih yang perlu digaris bawahi, karena tidak ada toleransi untuk beberapa hal berikut ini, yaitu:

1. Denyut Nadi

Hal pertama yang tidak dapat ditoleransi pada tes kesehatan dan kebugaran PKN STAN adalah pada denyut nadi, kalian akan dinyatakan gagal apabila berlebih (takikardi) dengan 120/menit.

2. Tekanan Darah

Hal kedua yaitu pada tekanan darah, kalian akan dinyatakan gagal apabila tekanan darah sistolok 160 dan tekanan darah diastolik 100.

3. Jantung

Lalu pada jantung, kalian akan dinyatakan gagal apabila irama jantung tidak beraturan atau ada bunyi tambahan yang dapat mengganggu aktivitas berlari.

4. Anggota Gerak Tubuh

Pada anggota gerak tubuh, kalian akan dinyatakan gagal apabila tidak sempurna mengganggu mengganggu aktifitas sehari-hari.

5. Paru - Paru

Pada paru -paru, kalian akan dinyatakan gagal apabila terdapat kelainan tingkat akut ronchi-wheezing

6. Haemorhoid

Dan terakhir yaitu pada haemorhoid, Kalian akan dinyatakan gagal apabila terdapat kelainan haemorhoid (wasir) tingkat berat. Hal ini dicek apabila ada kecurigaan dari dokter, jika tidak, tidak akan diperiksa.

Jika semisal ditemukan beberapa hal seperti seperti diatas, biasanya kalian tidak akan langsung dinyatakan gagal. Namun akan diberikan waktu istirahat terlebih dahulu selama 30 menit. Kemudian, akan dilakukan pemeriksaan ulang. Namun, jika hasilnya tetap sama, maka dengan berat hati akan dinyatakan tidak bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.⠀

Oleh karena itu kalian disarankan beberapa hari sebelum ujian dilaksanakan di usahakan untuk melakukan check up terlebih dahulu ke puskesmas atau klinik terdekat, agar dapat disembuhkan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan tes.
ENS Bandung

ENS Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berinteraksi dengan kami, dengan mengirimkan pesan kepada kami. Kami akan senang untuk membalasnya.

Diberdayakan oleh Blogger.